Slider

Recent

Business

Technology

Life & style

ice 2018

bdjbjdhjahdkahdkadjal

3 Jenis Pekerjaan Online Paling Menggiurkan untuk Milenial

Bisnis atau pekerjaan online bisa dibilang cukup menjanjikan di era digital, yang kian berkembang seperti sekarang. Peluang ini bisa dimanfaatkan, khususnya oleh anak-anak muda atau generasi milenial, yang memang sedang berada di usia produktif. Jika kamu termasuk salah satu yang meilirik pekerjaan online, ada beberapa pilihan menarik untuk mencoba peruntungan. Nah, berikut ada tiga pekerjaan online yang bisa dilirik oleh generasi milenial :

1. Penulis Lepas
Bagi kamu yang gemar menulis, bisa memanfaatkan hobi ini untuk menghasilkan uang. Ada banyak peluang jika kamu ingin menjadi penulis lepas dengan upah yang cukup lumayan, meski besarannya bergantung pada bobot tulisan. Peluang menjadi penulis lepas ini cukup besar, karena dengan pertumbuhan situs web, maka peluang bagi penulis lepas pun terbuka. Salah satunya, menjadi kontributor untuk media online atau situs web lainnya.

2. YouTuber
Popularitas YouTube sekiligus membuka peluang bagi kamu yang kreatif untuk menghasilkan uang. Bukan rahasia lagi, saat ini banyak YouTuber sukses dan terkenal, yang tentunya juga berdampak pada bertambahnya penghasilan mereka.

Generasi milenial yang dikenal dengan kreativitasnya pun bisa menjadi YouTuber dengan membuat channel YouTube sendiri. Tentukan konsep seperti gaming, travelling, atau tutorial bermanfaat, terus konsisten dan berkreasi agar bisa mendapatkan banyak subscriber. Semakin banyak subscriber dan populernya video, maka kian besar kemungkinan akan dilirik oleh pengiklan. Ketika ada pengiklan yang mengajak bekerja sama, maka tentunya kamu akan mendapatkan penghasilan.

3. Berjualan di Toko Online
Siapa saja kini bisa berjualan dengan mudah melalui internet. Bisa dibilang, berjualan di toko online merupakan peluang bisnis yang menjanjikan, apalagi saat ini banyak platform yang bisa digunakan. Ada beberapa platform gratis yang bisa digunakan untuk berjualan online, seperti Tokopedia, Bukalapak dan Shopee.


Jika kamu tidak ingin berjualan melalui toko online, maka Instagram bisa menjadi pilihan. Saat ini, banyak anak muda berjualan di Instagram dengan membuat akun khusus. Penjual di Instagram pun bisa mempromosikan barang dagangan melalui fitur berbayar, agar bisa muncul di lini masa pengguna lain, sehingga semakin banyak orang yang mengetahui bisnisnya.

Nah, itu tadi tiga pilihan pekerjaan online yang bisa dilirik oleh anak muda. Kamu bisa menjajakinya sebagai karir yang serius, atau sekadar mengisi waktu luang nan menguntungkan.

Selamat mencoba!

Sumber : Liputan6

Gangguan Psikologis yang Terjadi Akibat Pengaruh Teknologi

Perkembangan teknologi dan media sosial sekarang bisa dibilang sangat pesat. Banyak sekali manfaat yang kita rasakan dari hal tersebut. Sebutlah seperti kemudahan dalam berkomunikasi, kemajuan ekonomi secara global, interaksi sosial yang lebih luas, dan segala kemudahan lainnya. Namun, segala sesuatu yang berkembang pasti memiliki efek negatif, jika kita tidak bijak dalam memanfaatkan segala kemudahan itu.

Terlalu berlebihan dalam menggunakan teknologi dan media sosial dapat memicu gangguan psikologis. Hal tersebut diakibatkan oleh pengaruh pergaulan sosial yang berubah, maupun penggunaan teknologi tanpa membatasi diri. Teknologi dan media sosial juga bisa menjadi penyebab memburuknya gangguan-gangguan psikologis yang memang sudah dialami seseorang. Berikut ini adalah gangguan psikologis yang bisa diakibatkan kemajuan teknologi dan media sosial.

1. Anti Sosial
Dalam ilmu kejiwaan, anti sosial disebut juga dengan schizoid, yang mana memiliki pengertian yang luas. Namun, jika dikaitkan dengan pengaruh teknologi dan media sosial, dapat diartikan dengan gangguan kepribadian yang cenderung kepada menghindari hubungan dengan orang lain. Jika seseorang memiliki kecenderungan anti sosial, maka kecanduan terhadap media sosial dapat memperparah kondisi psikologisnya. Si penderita akan lebih sering berinteraksi di dunia maya dan kontak sosial dalam masyarakat akan semakin berkurang. Penderitanya akan lebih nyaman untuk menyendiri. Hal tersebut tentunya akan mengakibatkan kesulitan dalam interaksi langsung, dan akan mengganggu kehidupan sosial mereka.

2. Anoreksia dan Bulimia Nervosa
Keduanya merupakan gangguan perilaku makan, tetapi memiliki perbedaan dalam gejalanya. Jika bulimia lebih menginginkan bentuk tubuh yang normal, maka anoreksia justru lebih terobsesi pada bentuk tubuh yang terlalu kurus. Penderita bulimia cenderung memiliki bentuk tubuh lebih normal dibandingkan anoreksia. Hal itu dilakukan dengan cara makan sangat sedikit, atau makan banyak tapi kemudian memuntahkan kembali makanan itu.

Maraknya body shaming di media sosial, bisa menjadi pemicu seseorang mengalami gangguan tersebut, karena seseorang akan cenderung terpengaruh pada komentar orang lain terhadap diri penderitanya. Sugesti terhadap bentuk tubuh ideal itulah yang menyebabkan seseorang terobsesi. Hal ini tentu bukan hanya tidak baik bagi psikologis, tetapi juga kesehatan fisik penderitanya.

3. Megalomania
Megalomania adalah obsesi yang berlebihan terhadap diri sendiri. Penderita gangguan ini merasa menjadi seseorang yang hebat dan selalu ingin menjadi pusat perhatian. Penderitanya sangat menginginkan rasa hormat dan pujian dari orang lain, dan cenderung meremehkan lingkungan sekitar. Media sosial dapat menjadi tempat bagi seseorang unjuk diri. Dan megalomania merupakan manifestasi ekstrem dari sindrom narsisme, yang bisa diperparah karena penggunaan media sosial yang berlebihan.

Seseorang akan lebih terobsesi pada penilaian orang lain dan bisa mengakibatkan depresi, jika penderitanya tidak mendapatkan penilaian yang mereka inginkan.

Sumber : liputan6

3 Kesalahan StartUp Dalam Pemasaran Digital


Untuk benar-benar membawa digital marketing Anda ke tingkat yang menghasilkan – jangan hanya membuat orang-orang hanya menerima pesan digital marketing Anda tetapi juga menjadi bersemangat, sehingga mereka akan menjadi leads yang bagus. Anda seharusnya bukan hanya menjalankan tugas digital marketing Anda dengan benar, tetapi Anda juga dapat menghindari kesalahan digital marketing yang sering terjadi.

Disini ada tiga kesalahan paling umum yang sering dilakukan oleh startups, semuanya dapat diperbaiki atau semuanya dapat berdampak besar pada pengembalian investasi digital Anda.

1. Tidak Memfokuskan Digital Marketing pada Tujuan Bisnis
Sama seperti bisnis lainnya, startup Anda perlu memiliki pendapatan. Cara untuk memiliki pendapatan dengan digital marketing adalah dengan membuat semua kegiatan Anda mencapai tujuan bisnis yang konkrit. Cara terbaik untuk memperbaiki kesalahan digital marketing tanpa tujuan bisnis adalah menciptakan funnel pemasaran. Karena tidak semua hasil digital marketing Anda langsung terjadi penjualan, funnel pemasaran ini memiliki beberapa step, yang masing-masing merupakan tujuan bisnis kecil (mendapatkan alamat email, pengguna mengisi formulir, dll) Yang mengarah ke tujuan bisnis utama yang biasanya merupakan penjualan.

Setelah memetakan funnel marketing Anda, Anda telah mengubah mindset Anda ke arah digital marketing Anda melalui lensa bisnis. Gunakan lensa ini untuk melihat aktivitas digital marketing apa yang benar-benar menggerakkan arah. Jika aktivitas digital marketing tidak menggerakkan pengguna menuju tujuan bisnis, Anda harus berhenti menghabiskan waktu dan uang untuk kegiatan tersebut atau mengkonfigurasi ulang strategi dan menguji untuk melihat apakah mungkin untuk mencapai tujuan bisnis dengan cara itu.

2. Mencoba Memasarkan Di Banyak Media
Anda membuat akun di semua jejaring sosial dan dengan panik masuk, membuat banyak post, namun tidak berinteraksi sesuai dengan norma dan standar yang ada. Alih-alih menambahkan tingkat komunikasi, startup Anda akan terlihat buruk dan mematikan potensi calon pelanggan.

Kesalahannya adalah bahwa kehadiran Anda di jaringan ini bersifat sporadis (tidak tentu) dan Anda tidak akan bisa memahami dan terhubung dengan komunitas lebih dalam. Anda seharusnya tidak mengirimkan pesan yang sama di Twitter seperti yang Anda lakukan di email atau Facebook atau Instagram. Karena bagaimanapun, Anda tidak punya waktu atau staff untuk melakukan interaksi dengan pelanggan di semua jaringan dan akhirnya Anda tidak bisa menggerakkan startup Anda menuju tujuan bisnis.

Cara terbaik untuk memperbaiki kesalahan ini adalah memulai pemasaran digital Anda dengan satu atau dua media dan menghabiskan waktu dan usaha Anda menjadi pemimpin industri di media tersebut. Setelah Anda menguasai sekelompok media pilihan, Anda mungkin ingin memperluasnya, atau Anda mungkin menemukan bahwa Anda dapat mempertahankan pertumbuhan startup Anda pada satu atau dua media tersebut.

Sumber Daya:
  • Memilih jejaring sosial yang tepat melalui Search Engine Land
  • Menciptakan lebih interaksi dibanding marketing
3. Mencoba Memasarkan Untuk Semua Orang

Jika Anda mencoba menargetkan semua orang, maka Anda tidak menargetkan siapa pun. Ini adalah kesalahan yang saya pelajari sejak dini.

Konsumen rata-rata menerima 5.000 pesan penjualan per hari, yang berarti pesan digital marketing Anda harus menonjol dengan menjadi yang paling disesuaikan untuk audiens Anda. Jika startup Anda mencoba memasarkan ke khalayak yang terlalu beragam dengan berbagai keinginan, kebutuhan, dan kemauan maka Anda tidak akan dapat membuat pesan pemasaran digital yang beresonansi dengan siapa pun.
Selain itu, dengan audiens yang besar ini, pesan marketing Anda bersaing dengan kumpulan pesaing yang jauh lebih besar. Anda ingin menargetkan pemirsa yang sempit (terkadang disebut niche) dan maka Anda harus membuat pesan yang disesuaikan untuk mereka.

Anda dapat mempersempit target audiens Anda dengan berbagai demografi dan psikografis. Demografi adalah variabel kuantitatif seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, lokasi, dan penghasilan. Psikografi adalah pengukuran kualitatif dan sering didefinisikan sendiri seperti penggemar patriot, investor, atau aktivis lingkungan.

Mempersempit pesan Anda yang menciptakan perasaan senang bagi audiens bahwa itu hanya untuk mereka. Contohnya, jika Anda adalah startup yang menyediakan media sosial marketing untuk pemilik gym Crossfit, Anda dapat mempersempit penargetan Anda hanya dengan mengubah judul blog Anda, jika pada awalnya berjudul “7 Hal yang Perlu Bisnis Anda Ketahui Tentang Pemasaran”, akan lebih sesuai jika mengubah judul menjadi “7 Hal yang Harus Anda Ketahui Tentang Pemasaran Facebook”. Meskipun yang melihat adalah pemilik gym CrossFit, mempersempit dan menyesuaikan pesan membuatnya lebih beresonansi dengan mereka.

Sumber : Digitalmarketer

Belajar Bisnis Online di Internet


Dunia bisnis adalah dunia kesempatan dimana jika Anda bisa melihat dan menangkap kesempatan tersebut, bisnis akan semakin maju. Sebaliknya, jika kesempatan tidak bisa dilihat apalagi ditangkap, maka yang terjadi adalah kegagalan. Dalam rumus investasi melihat kesempatan adalah sebuah keharusan yang dilakukan oleh para investor. Jika Anda ingin terjun ke dunia bisnis secara serius dan mendalam, Anda bisa belajar secara  formal dengan masuk ke sekolah bisnis, dan juga belajar lewat jalur non-formal, yaitu belajar secara online.

Berikut ini situs dalam negeri yang sangat direkomendasikan untuk belajar bisnis baik online ataupun offline agar bisnis Anda menjadi lebih maju dan berkembang :


Situs ini merupakan situs yang hampir mendekati kata sempurna dalam hal user experience dan kualitas konten, karena konten yang disampaikan begitu padat dan mudah dipahami. Tampilan yang sangat bersih dan navigasi yang mudah akan membuat Anda betah berlama – lama pada situs ini. Di PanduanIM.com kita bisa belajar mulai dari SEO, blogging, affiliate, dan CPA secara gratis.

Itulah beberapa situs yang dapat kita jadikan sebagai media untuk belajar bisnis online dan blogging secara gratis. Teruslah belajar dan praktek, praktek. Sebanyak apapun ilmu, tanpa praktek hal tersebut akan sia – sia. Semoga artikel ini bermanfaat.


Situs berbahasa Indonesia selanjutnya yang bisa kamu kunjungi  adalah digitalmarketer.id yang dibangun oleh Denny Santoso yang merupakan seorang digital marketing expert. Berdasarkan pengalamannya dalam dunia digital marketing, ia pun membagikan berbagai tips dalam website digitalmarketer,id ini. Kebanyakan konten dalam digitalmarketer.id berfokus pada digital campaign melalui Facebook Ads dan juga menemukan strategi  yang tepat untuk pemasaran.


Sama seperti situs-situs lainnya yang telah disebutkan diatas, situs ini juga membahas mengenai infromasi bagaimana cara belajar bisnis. Namun disitus ini kategorynya lebih banyak dari situs-situs sebelumnya.

Promosi Bisnis Dengan Teknologi


Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini, teknologi informasi telah masuk ke dalam segala bidang, salah satunya di bidang bisnis. Teknologi membuat pola dan perilaku konsumen berubah, maka pelaku bisnis pun harus segera memanfaatkan teknologi untuk bisnisnya. Banyak manfaat teknologi yang dapat membantu memajukan dan memperbesar usaha bisnis, dalam era super cepat ini pemasaran produk adalah salah satu hal penting yang dapat menunjang kesuksesan kita dalam berbisnis, dalam dunia marketing, promosi atau periklanan adalah hal yang harus diutamakan. Lalu apa hubungan nya dengan teknologi pada zaman sekarang? berapa lama anda menghabiskan waktu didepan komputer atau berada didepan layar handphone anda? pernahkah anda berpikir bahwa komputer dan handphone dapat bermanfaat bagi bisnis anda? banyak sekali manfaat teknologi yang dapat menunjang kesuksesan bisnis anda dengan jumlah pemakaian internet.

Berikut ini adalah cara-cara untuk mempromosikan bisnis dengan teknologi :

1. Mulailah Membuat Website Resmi

Investasikan modal untuk membuat website bisnis resmi. Buatlah alamat website sesederhana mungkin, sebaiknya menggunakan nama merek sebagai alamat website. Prioritaskan pada bagian desain.

Jangan ragu untuk menyewa seorang desainer web jika Anda tidak dapat melakukannya sendiri. Website perusahaan adalah wajah dari sebuah perusahaan. Orang akan menilai seberapa profesional sebuah bisnis didasarkan pada apa yang dilihat melalui website. Setelah memiliki desain  yang profesional, kemudian dibutuhkan konten yang jelas dan bermanfaat untuk ditampilkan pada website. Pastikan konten yang dibuat terkait dengan target pasar yang ingin dituju. Lebih banyak prospek calon konsumen tentunya akan mengikuti jika konten yang dimiliki adalah konten berkualitas tinggi yang memang ditujukan untuk target pasar yang spesifik.

2. Menggunakan Sosial Media

Sekarang setelah memiliki situs sendiri, maka langkah selanjutnya adalah menyebarkannya. Di sinilah sosial media akan berperan dengan cara yang paling efektif. Buat halaman Facebook, akun Instagram, akun Twitter, bahkan halaman LinkedIn. Manfaatkan sebanyak mungkin platform sosial media selama platform tersebut masih dalam niche yang dituju dan Anda juga memiliki kemampuan untuk mengelola akun ini.
Kemudian berinvestasilah dalam iklan secara online melalui sosial media. Mengapa demikian? Seperti yang kita ketahui, saat ini sosial media adalah salah satu situs yang paling sering diakses oleh masyarakat Indonesia.
Fakta ini tentunya akan membuat orang semakin mengetahui mengenai keberadaan bisnis kita jika kita selalu muncul baik di home maupun timeline sosial media, yang dapat dengan mudah untuk dimunculkan melalui iklan berbayar di sosial media.